Senin, 15 Juli 2019

Mudahkan Transfer Antar-Bank, Ini Kode Bank di Indonesia



Untuk para nasabah bank yang aktif bertransaksi, layanan transfer uang tentu sudah sering dilakukan. Dengan layanan ini, kita dimungkinkan untuk mengirim sejumlah uang ke pemilik rekening lain. Saat ini, layanan transfer semakin bagus. Tidak hanya transfer uang ke sesama rekening bank, namun kita juga bisa mengirimnya ke pemilik rekening di bank lain. Perbedaan bank yang digunakan tidak menghalangi kemudahan transfer uang, asalkan anda tahu Kode Bank di Indonesia.

Setiap bank memiliki kode khusus yang digunakan saat nasabah ingin mentransfer sebagian saldonya ke rekening lain. Biasanya, transaksi transfer uang lewat mesin Anjungan Tunai mandiri (ATM) lah yang membutuhkan dimasukkannya kode bank. Kode ini perlu dimasukkan sebelum anda menginput rekening tujuan. Kode bank terdiri dari tiga digit angka yang sudah ditentukan oleh Bank Indonesia.

Penggunaan kode bank ini penting, agar ketepatan pengiriman dan penerimaan uang semakin akurat. Untuk itu, kami akan berikan informasinya seputar kode bank di Indonesia yang wajib anda ketahui. Berikut daftar lengkapnya!

KODE BANK NASIONAL


  • BRI 002
  • BRI Syariah 422
  • Bank Mandiri 008
  • BNI 009
  • BNI Syariah 427
  • BTN 200
  • BCA 014
  • BCA Syariah 536
  • Maybank 016
  • Bank Bukopin 441
  • Bank Bukopin Syariah 521
  • Citibank 031
  • Bank Mega 426
  • CIMB Niaga/CIMB Niaga Syariah 022
  • Bank Danamon 011
  • Bank Muamalat 147
  • Bank OCBC NISP 028
  • Bank Mayapada 097
  • Bank Permata 013
  • Rabobank 089
  • Bank UOB 023
  • Nobubank 503
  • DBS 046
  • Bank Panin 019
  • Bank ANZ 061
  • Bank HSBC 041
  • Standard Chartered 050
  • Bank Artha Graha 037
  • Bank Jtrust 095
  • Bank QNB 167
  • Bank BTPN 213
  • Bank BTPN Syariah 547
  • Bank Sinarmas 153
  • Bank OCBC NISP 028


KODE BANK DAERAH

  • Bank DKI 111
  • Bank Jabar 110
  • Bank BPD Banten 137
  • Bank Jateng 113
  • Bank Jatim 114
  • Bank BPD D.I Yogyakarta 112
  • Bank Riau 119
  • Bank Sumsel 120
  • Bank Kalsel 122
  • Bank Kalbar 123
  • Bank Kalteng 125
  • Bank DIY 112
  • Bank Jambi 115
  • Bank Aceh 116
  • Bank Sumut 117
  • Bank Nagari (Sumbar) 118
  • Bank Lampung 121
  • Bank Sulsel 126
  • Bank Sulut 127
  • Bank Sulteng 134
  • Bank NTB 128
  • Bank Bali 129
  • Bank NTT 130
  • Bank Maluku 131
  • Bank Sultra 135
  • Bank Kaltim 124
  • Bank Papua 132

Baca juga: Virtual Account, Alternatif Pengganti Kode Transfer Bank

Tips Aman Transfer Uang Lewat Mesin ATM


Dengan maraknya kejadian membajakan sistem pada mesin ATM dan tindak kriminal lainnya, anda harus mewaspadai kemungkinan-kemungkinan terburuk. Maka dari itu, biasakan lah melakukan transaksi perbankan yang aman. Ini semua demi melindungi kerahasiaan data dan saldo pada rekening anda, serta mencegah agar rekening anda tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Simak tipsnya berikut ini!

Jeli Memilih Lokasi Mesin ATM


Sebelum bertansaksi, pilihlah mesin ATM yang terletak di lokasi yang ramai. Lebih baik lagi jika terletak bersebelahan dengan kantor bank terkait atau berada di dalam minimarket. Sebab, mesin ATM di tempat itu biasanya lebih rutin mendapat peremajaan sehingga jarang mengalami error machine. Selain itu, tempat yang ramai meminimalisir terjadinya kejahatan.

Rahasiakan PIN


Kode password atau PIN pada kartu ATM wajib anda jaga kerahasiaannya, termasuk saat di depan mesin ATM. Teliti lah saat menginput PIN sembari tangan menutupi tombol angka yang anda tekan. Pastikan tak ada orang lain yang mengetahui PIN anda.

Cek Kode Bank dan Nomor Rekening Penerima 


Kebenaran input kode bank saat transfer uang sangat penting. Kode setiap bank berbeda-beda, namun terdiri dari tiga digit angka yang berurutan. Misalnya, kode bank Mandiri adalah 008 dan kode bank BNI adalah 009. Sehingga kesalahan input kode bisa mengakibatkan pengiriman uang tersendat atau bahkan malah salah kirim. Oleh karenanya, telitilah lagi kode dan nomor rekening yang dituju.

Simpan Bukti Transfer


Saat selesai melakukan transaksi, mesin ATM akan otomatis mencetak bukti transfer. Bukti ini yang harus anda simpan untuk ditunjukkan jika suatu saat dibutuhkan. Jika terdapat kesalahan saat mentransfer uang, bukti ini juga mungkin saja diperlukan oleh pihak bank sekalipun bank memiliki rekam transaksi nasabahnya.

Selain info di atas, ada pula penyebab transfer uang menjadi bermasalah yang harus anda ketahui. Silahkan baca di artikelnya di link berikut:
https://www.cekaja.com/info/mau-transfer-kenali-daftar-kode-bank-di-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar